Feri Pribadi webdevelopers AKU Belajar

16 Februari 2013

Pria Menghabiskan 1 Tahun untuk Mengamati Wanita

Pria Menghabiskan 1 Tahun untuk Mengamati Wanita

 
Benarkah isi kepala pria hanya wanita dan seks saja? Hm… tentu saja tidak. Namun boleh dibilang, kedua hal ini termasuk yang paling sering dipikirkan oleh pria. Namun, menurut sebuah survei yang digelar oleh Kodak Lens Vision Centres, rata-rata pria akan menghabiskan waktu satu tahun dalam hidupnya untuk mengawasi wanita. Survei ini juga mendapati bahwa kebanyakan orang merasa ge-er waktu diamati. Namun, 16 persen wanita mengatakan bahwa dipelototi pria membuat mereka tidak nyaman (dan 20 persennya merasa malu saat diperhatikan pria).

Survei yang melibatkan 3.000 orang Inggris tersebut menyebutkan, pria akan menghabiskan 43 menit dalam sehari untuk mengamati 10 wanita. Hal itu sama dengan 259 jam, atau hampir 11 hari, dalam setahun. Jika diakumulasi, pengamatan tersebut akan terjadi selama 11 bulan, 11 hari, dalam usia antara 18-50 tahun.Jangan dikira wanita tidak pernah memikirkan pria, lho. Frekuensinya pun tak jauh beda dari pria. Rata-rata wanita menghabiskan waktu selama 20 menit dalam satu hari, mengamati 6 pria. Totalnya adalah sekitar 6 bulan, dilakukan oleh wanita usia 18-50 tahun.
“Menghabiskan satu tahun untuk mengamati lawan jenis itu waktu yang lama, lho,” begitu komentar singkat Mark Ireland, juru bicara Kodak Lens Vision Centres. Mungkin, karena ia sendiri juga mengamatinya.
KOMPAS.com

ANAK TIDAK DEKAT DENGAN ORANG TUA (SINGLE PARENT)

ANAK TIDAK DEKAT DENGAN ORANG TUA (SINGLE PARENT)

 
Sebuah pertaruhan yang sangat berat, antara meninggalkan perkerjaan atau memilih mengasuh anak-anak. Jika salah satu ditinggalkan maka akan terjadi ketimpangan. Problem seperti itu merupakan masalah begi sebagian besar orang tua tunggal. Namun anda tidak perlu khawatir sebab masalah apapun pasti ada jalan keluarnya.
Yakinlah anda bisa dekat dengan anak-anak. Tetapi bukan jalan terbaik bila mengatasi masalah itu harus meninggalkan pekerjaan, terlebih anda merupakan sumber utama keuangan keluarga. Akan lebih baik bila anda mengajukan pindah ke kantor yang lebih dekat dengan rumah anda, sehingga waktu berangkat dan pulang tidak banyak terbuang di jalan. Pagi hari anda masih bisa menyiapkan makanan dan sore hari bisa segera bertemu anak-anak.
Jika cara itu tidak mungkin bisa dilakukan, sempatkan diri sering menelepon ke rumah. Cobalah dengan komunikasi sederhana, misalnya menanyakan keadaan dan aktivitas mereka hari ini. Pada saat itu tanyakan kesulitan yang dihadapi dan berusahalah mencarikan jalan keluarnya. Hindari marah-marah melalui telepon. Bila terjadi, anak menjadi ketakutan dan malas menerima telepon dari orang tua.
Selanjutnya agar pengasuh tidak dominant, sebaiknya anda menetapkan aturan bagi anak-anak dan pengasuh. Dengan demikian diharapkan konsistensi aturan yang dijalankan pengasuh dan anda sama sehingga anak-anak tidak mengalami keraguan untuk melaksanakan atau mematuhi baik saat dengan pengasuh maupun saat bersama dengan anda. Keadaan ini tentu akan sangat membantu anda untuk tetap dapat mengendalikan tata kehidupan dalam keluarga meski pun anda tidak banyak memiliki waktu untuk anak-anak.
Saat ada waktu luang usahakan bersama anak-anak. Kebersamaan dengan anak-anak akan lebih terasa jika anda mampu terlibat secara total bersama mareka. Kebersamaan itu tidak hanya dalam masalah fisik, misalnya seharian bercengkerama dengan anak, tetapi juga secara psikologis. Pendekatan psikologis akan tercapai jika orang tua mampu memahami kebutuhan-kebutuhan anak, misalnya kebutuhan kasih sayang, keamanan, permainan dan ketenangan.
Itulah sebabnya saat bersama anak, penuhi kebutuhan psikologis itu. Tanyakan kesulitan yang dihadapi serta apa keinginannya. Mungkin anak minta dilayani ini dan itu, termasuk mungkin minta dibelikan mainan. Penuhi harapannya sepanjang tidak terlalu memberatkan. Hal itu bukan berarti memanjakan anak, tetapi merupakan bentuk perhatian pada anak. Namun jika permintaannya memberatkan, tidak perlu dipenuhi karena kurang memberikan manfaat. Mungkin anak tidak menerima alasan itu, tetapi harus berikan pengertian hingga dia memahaminya. Akan lebih baik bila permintaannya itu digantikan dengan beda yang lain.
Dengan cara seperti itu anak akan dekat dengan pengasuh dan anda sebagai ibunya. KARTINI

Pentingkah Ukuran Itu?

Pentingkah Ukuran Itu?

Kategori : ARTIKEL, Seks
 
Sering terdengar ukuran besarnya penis dan payudara adalah penentu kepuasan hubungan seksual. Dalam film-fil porno muncul julukan-julukan bagi pria dengan penis besar seperti Long Dong Silver, Wun Hung Lo, atau Ball Park Frank. Mereka adalah bintang film porno yang selalu mendapatkan peran utama dengan memiliki penis dengan ukuran hingga lebih panjang dari depalan inci.
Seks pada wanita tak semata soal fisik, melainkan juga suasana hati. Menurut Dr. Handrawan Nadesul dalam bukunya Mitor Seputar seks, kualitas hubungan seksual tergantung pada kepiawaian sang suami dalam menampilkan kinerja seksual dan suasana hati istri untuk melakukannya.Lebih lanjut Dr. Handrawan mengatakan bahwa proses seks jauh lebih bernilai ketimbang hasil, sedangkan urusan kepuasan seksual tak semata-mata naluri belakam melainkan lebih pada pengetahuan dan teknik.
Dr. Sooth, pengasuh masalah-masalah seksual di majalah Gentleman’s Quarterly, sebuah majalah gaya hidup pria modern yang terbit di Los Angeles, California, mewawancarai beberapa narasumber wanita yang pernah mempunyai pengalaman berkencan dengan pria berpenis di atas rata-rata.
Seorang wanita yang pernah berkencan dengan seorang pria Kolombia yang penisnya begitu besar mengatakan, “Dengan seorang pria sebesar itu benar-benar menyakitkan. Aku tidak pernah menginginkan sesuatu sebesar itu dalam tubuhku lagi!”
Sumber lain mengaku, “Ia adalah seseorang yang bisa saja aku nikahi, tapi tidak akan. Satu alasan karena penisnya terlalu besar. Banyak temanku mengatakan, kamu akan terbiasa dengannya. Tapi, aku tidak bisa terbiasa. Aku tidak tahan!”
Ukuran kecil, baik pendek maupun penampangnya, selama saat menegang mencapai sekurang-kurangnya 5 cm sebenarnya tidak bermasalah. Ada titik peka rangsang dalam dinding vagina wanita yang letaknya tidak terlalu dalam dari pintu masuk vagina, tulis Dr.Jan Shifren dalam New England Journal of Medicine, 7 September 2000.
Masih dalam tulisan Dr. Jan, dikatakan bahwa sesungguhnya yang terpenting adalah masing-masing meningkatkan kemampuan suami dan istri dalam setiap proses kegiatan seksualnya, bukan memikirkan besar kecilnya ukuran sebagai keberhasilan berhubungan seks.
Sumber: Senior



5 Fakta Gigi Yang Harus Diketahui

5 Fakta Gigi Yang Harus Diketahui

 
Tahukah Anda bahwa selain makanan yang manis, banyak hal yang dapat menyebabkan gigi Anda rusak! Coba kenali beberapa fakta tentang gigi yang mungkin belum pernah Anda ketahui.
1.      Makanan asam merusak gigi
Benar. Selain makanan yang manis, makanan yang mengandung asam ternyata bisa merusak gigi Anda. Permen asam, soft drink, bisa membuat lapisan enamel gigi Anda menjadi erosi! Robyn Loewen, DDS, seorang fellow dari American Academy of pediatric Dentistry, menyatakan, jika Anda ingin mengonsumsi makanan yang mempunyai sifat asam tinggi, konsumsilah bersama makanan lain. Lalu, sikatlah gigi secara rutin dengan baking soda yang telah terbukti menetralisasi asam di dalam mulut Anda sehingga bisa mengurangi bakteri pencinta asam yang menyebabkan karies.
2.      Enamel, bahan paling keras pada tubuh tapi mudah pecah
Es, biji popcorn, serta tindik lidah dan bibir adalah beberapa hal yang dapat merusak gigi Anda. Tidak seperti kulit, gigi Anda tidak bisa tumbuh kembali. Bila Anda memakan biji popcorn, ini seperti halnya memakan “batu” dan akan menjadi kombinasi dari dua hal yang sangat keras. Biji popcorn dan gigi Anda akan saling bertumbukan sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi.
Sebuah studi penelitian pada tahun 2007 yang dipublikasikan di American Journal of Dentistry menyatakan, sebanyak 14 persen hingga 41 persen dari individu yang mempunyai tindik di area mulut dan sekitarnya mengalami kerusakan gigi. Pengamatan menunjukkan bahwa terjadi perubahan bentuk dari gigi yang signifikan dan bisa mengarah pada kehilangan gigi.
3.      Anda bisa kehilangan gigi pada usia berapa pun
Beberapa individu tertentu memang lahir dengan gigi yang tidak sempurna. Yang sering kali tidak sama pada setiap orang adalah gigi bungsu yang tumbuh terakhir. Akan tetapi, sering kali penyebab kehilangan gigi Anda adalah penyakit pada gusi dan karies.
Sebuah studi penelitian menunjukkan bahwa 22,8 persen penduduk AS berusia 65-74 tahun dan 29 persen penduduk AS berusia 75 tahun ke atas memakai gigi palsu.
4.      Kebanyakan fluoride bisa berakibat buruk
Memang kita tahu bahwa fluoride sangat penting supaya gigi Anda sehat. Akan tetapi, pada anak-anak usia di bawah 8 tahun, fluoride yang berlebihan akibat pasta gigi tertelan dalam jumlah banyak akan menyebabkan kondisi yang disebut fluorosis. Umumnya, fluorosis diawali dengan kondisi yang terlihat seperti titik putih dan akhirnya menjadi kecoklatan.
Untuk memastikan anak-anak tidak menelan pasta gigi, dampingi mereka saat menyikat gigi dan beri tahu bahwa pasta cukup diaplikasikan sebesar kacang kedelai ke sikat gigi sehingga jika tertelan, pasta gigi yang masuk dalam tubuh tak terlalu banyak. Kebanyakan kasus fluorosis terjadi karena pasta gigi yang tertelan dalam jumlah banyak. Sangat disarankan agar anak-anak diberi pasta gigi bebas fluoride sampai mereka mengerti bahwa saat berkumur, pasta gigi harus dibuang dan bukan ditelan.
5.      Kawat gigi bisa sebabkan kavitas
Gosoklah gigi Anda dengan baik jika Anda ingin gigi yang sedang dirapikan tumbuh menjadi gigi yang sehat. Sebab, jika tidak, makanan, bakteri, dan asam akan tejebak di sekitar kawat gigi Anda dan bisa menyebabkan enamel Anda terkikis, hal ini dinyatakan oleh Raymond George Sr, DMD, Presiden American Association of Orthodentists.
Karies bisa bermula dari braket yang ada di sekitar kawat gigi. Meskipun kerusakan itu tidak sampai menjadi lubang, itu bisa menyebabkan “demineralisasi” sehingga akan ada titik putih di gigi Anda (jika ada kavitas di gigi Anda maka mereka akan semakin gelap warnanya).
Sebenarnya lidah merupakan pembersih yang paling alami. Ketika seseorang memasang kawat gigi, mereka cenderung menghentikan lidah yang menyapu gigi akibat rasa tidak nyaman yang timbul karena berbenturan dengan metal, hal ini bisa menimbulkan tumpukan kotoran di gigi Anda.
http://kompas.com

LETAK KECANTIKAN WANITA

LETAK KECANTIKAN WANITA

 
Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan.
Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing,bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan.
Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.
Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.
Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali,dan diampuni.
Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur.
Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.
Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya.
Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang.
Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.
Kecantikan wanita ada pada sikap lembutnya, yang terpancar dari keihlasan hati dalam merawat dan menjaga keluarga “Wanita yang cantik Adalah Wanita yang bisa menjaga harga dirinya”